Dua Puluh Tahun Damai: Ujian Nyali dan Ujian Kepercayaan
Dua puluh tahun perdamaian Aceh seharusnya menjadi momentum untuk melihat masa depan. Dua dekade tanpa konflik bersenjata bukan pencapaian kecil. Perdamaian telah memberikan ruang bagi masyarakat untuk menjalani kehidupan normal, membangun ekonomi, berpolitik, dan menata kembali masa depan. Namun, peristiwa 15 Agustus 2026 menghadirkan sebuah pertanyaan yang tidak sederhana. Jika benar pengibaran bendera Gerakan Aceh Merdeka (GAM) dilakukan sebagai bagian dari aksi tersebut, maka peristiwa itu dapat dibaca bukan hanya sebagai persoalan simbol. Ia juga dapat menimbulkan spekulasi bahwa aksi tersebut merupakan semacam “ujian masuk” bagi mereka yang ingin menunjukkan loyalitas kepada kelompok atau gerakan masa lalu. Tentu, dugaan tersebut harus dibuktikan melalui fakta dan proses hukum. Kita tidak boleh langsung memberikan kesimpulan mengenai motif seseorang hanya berdasarkan simbol yang digunakan. Namun secara reflektif, analoginya menarik. Uji nyali biasanya dilakukan untuk mengukur keb...