Dunia yang Kembali Mencari “Blok” Baru
Pembunuhan terhadap pimpinan tertinggi Iran oleh Amerika Serikat—meninggalkan pertanyaan besar bagi stabilitas dunia. Ketika seorang pimpinan tertinggi sebuah negara dapat menjadi target operasi militer negara lain di luar medan perang terbuka, maka pesan yang sampai ke banyak negara bukan sekadar soal konflik regional. Pesannya lebih luas: tidak ada lagi batas yang benar-benar aman dalam politik internasional. Peristiwa seperti ini membuat banyak negara mulai memikirkan ulang posisi mereka. Jika negara sebesar Iran saja dapat menjadi sasaran operasi militer oleh Amerika Serikat, maka negara yang lebih kecil tentu merasa lebih rentan. Kekuatan militer dan teknologi global yang dimiliki Amerika membuat banyak pemerintah menyadari bahwa hubungan internasional tidak selalu berjalan berdasarkan hukum internasional semata, tetapi juga berdasarkan keseimbangan kekuatan. Di titik inilah dunia terlihat seperti mengulang pola lama. Pada masa Perang Dingin, negara-negara dunia terbelah dalam dua...