Kesempurnaan yang Dipilih
Emas murni seratus persen hampir tidak pernah dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. Bahkan emas dengan kadar tertinggi pun tetap memiliki campuran tertentu agar lebih kuat dan bermanfaat. Demikian pula manusia. Tidak ada seorang pun yang benar-benar sempurna. Setiap orang membawa kelebihan sekaligus kekurangan, kekuatan sekaligus kelemahan. Ironisnya, banyak hubungan justru retak karena pencarian akan sosok yang dianggap lebih sempurna. Di era media sosial, kehidupan orang lain tampak selalu lebih indah. Selalu ada pasangan yang terlihat lebih romantis, lebih mapan, lebih menarik, atau lebih perhatian. Padahal yang terlihat hanyalah permukaannya. Perbandingan tanpa henti membuat seseorang lupa menghargai apa yang telah dimilikinya. Mungkin persoalannya bukan karena pasangan kita kurang sempurna, melainkan karena kita tidak pernah memutuskan untuk menjadikannya sempurna dalam pandangan kita. Kesempurnaan dalam hubungan bukanlah sifat bawaan seseorang, melainkan hasil dari sebuah pilihan...