Hidup Hanya Sekali, Jangan Habiskan untuk Membenci
Hidup kita di dunia hanya sekali. Waktu yang sudah berlalu tidak akan pernah kembali. Karena itu, bukankah lebih baik jika hidup digunakan untuk berbuat sebaik-baiknya, melakukan yang terbaik semampu kita, dan meninggalkan sesuatu yang bermanfaat bagi orang lain? Namun, di tengah kehidupan yang begitu singkat, masih ada manusia yang menghabiskan sebagian waktunya untuk membenci manusia lain hanya karena perbedaan suku, agama, ras, daerah, atau identitas. Kita membenci sesuatu yang sebenarnya tidak pernah kita pilih. Tidak seorang pun memilih dilahirkan dari suku apa. Tidak seorang pun memilih lahir dari keluarga mana. Tidak semua orang memilih agama yang pertama kali dikenalnya. Bahkan tempat kelahiran pun bukan keputusan manusia. Semua itu merupakan keadaan yang kita terima ketika hadir ke dunia. Lalu mengapa sesuatu yang tidak kita pilih justru dijadikan alasan untuk merasa lebih tinggi daripada orang lain? Kita boleh bangga dengan suku kita. Kita boleh mencintai agama kita. Kita bol...