Aceh: Antara Luka Sejarah, Politik Lokal, dan Masa Depan yang Lebih Inklusif
Bicara mengenai Aceh tidak pernah sederhana. Di dalamnya ada sejarah panjang, identitas, agama, politik, ekonomi, konflik, dan luka sosial yang tidak mungkin dibaca hanya dari satu sudut pandang. Wacana tentang kemerdekaan atau keinginan untuk berdiri sendiri mungkin tidak akan pernah benar-benar hilang. Ia bisa meredup, tetapi dapat kembali muncul ketika ketidakadilan, ketimpangan ekonomi, atau kekecewaan terhadap pemerintah daerah dan pemerintah pusat dirasakan masyarakat. Namun, persoalan Aceh juga tidak tepat jika semata-mata dipandang sebagai persoalan perbedaan agama atau identitas. Justru menarik untuk melihat bahwa dalam masyarakat yang sama-sama beragama Islam pun dapat tumbuh sentimen antarkelompok, termasuk berdasarkan suku dan latar belakang sosial. Ini menunjukkan bahwa kesamaan agama tidak otomatis menghapus kecemburuan sosial, kompetisi ekonomi, maupun politik identitas. Di banyak tempat, ketidaksukaan terhadap kelompok tertentu sering kali muncul bukan semata karena per...