Jangan Padamkan Lampu Kebaikan
Sinar matahari begitu kuat, tetapi bahkan matahari pun tidak mampu menerangi semua tempat. Selalu ada sudut yang tertutup, ruang yang gelap, atau malam yang membuat cahaya matahari tak sampai. Karena itulah manusia menciptakan lampu—cahaya kecil yang mungkin tidak mampu menerangi seluruh dunia, tetapi cukup untuk membuat seseorang tidak berjalan dalam kegelapan. Begitu pula dengan kebaikan. Kita tidak harus menjadi matahari untuk memberi manfaat kepada banyak orang. Kadang cukup menjadi lampu kecil bagi seseorang: membantu ketika ia kesulitan, mendengarkan ketika ia membutuhkan teman, memberi ketika kita memiliki sedikit kelebihan, atau sekadar memperlakukan orang lain dengan baik. Namun persoalannya, tidak setiap kebaikan akan diterima sebagai kebaikan. Ada orang yang berterima kasih. Ada yang menganggapnya biasa. Ada pula yang setelah berkali-kali menerima bantuan mulai menganggapnya sebagai kewajiban. Bahkan tidak jarang orang yang kita bantu justru mengecewakan, meremehkan, atau me...