Pernikahan Bukan Tempat untuk Bersabar Tanpa Batas
Ada kalanya kita perlu bersabar menghadapi pasangan. Pernikahan memang bukan perjalanan yang selalu dihiasi tawa. Ada perbedaan pendapat, kekurangan, kesalahpahaman, masalah ekonomi, kelelahan, dan berbagai ujian kehidupan. Dalam keadaan seperti itu, kesabaran adalah salah satu kekuatan yang membuat dua manusia tetap memilih bertahan. Namun, ada hal yang perlu dibedakan: bersabar menghadapi ujian dengan bersabar menghadapi perilaku yang terus-menerus menyakiti. Tidak semua penderitaan harus diberi nama kesabaran. Jika seseorang terus membuat kita terluka, terus mengabaikan perasaan kita, terus mengulangi kesalahan yang sama tanpa keinginan untuk berubah, lalu kita diminta bersabar lagi dan lagi, pertanyaannya bukan lagi “Seberapa besar kesabaran kita?” Pertanyaannya adalah: “Apakah hubungan ini masih berjalan dengan sehat?” Sebab pernikahan bukan tempat bagi satu orang untuk terus berbuat salah dan orang lainnya terus-menerus diminta memaklumi. Pernikahan adalah pertemuan dua manusia y...