Ketika Kreativitas Kehilangan Akal Sehat
Di tengah persaingan industri hiburan yang semakin ketat, menjadi berbeda sering dianggap sebagai keharusan. Semakin unik, semakin kontroversial, semakin mudah menarik perhatian. Di era media sosial, sesuatu yang biasa-biasa saja sering dianggap tidak cukup. Maka lahirlah berbagai gimmick yang sengaja dibuat untuk mengejutkan, memancing reaksi, dan akhirnya menjadi viral. Namun ada satu pertanyaan yang seharusnya selalu menyertai kreativitas: apakah semua yang bisa dilakukan pantas untuk dilakukan? Pertanyaan ini menjadi penting ketika sebuah kegiatan hiburan belum lama ini di Jakarta Utara dikaitkan dengan tantangan hafalan Surah Ad-Duha dengan imbalan minuman keras. Jika informasi yang beredar tersebut benar dan telah dibuktikan melalui proses yang semestinya, persoalannya jauh melampaui sekadar kreativitas sebuah acara. Ada sesuatu yang lebih mendasar yang sedang dipertaruhkan: penghormatan terhadap nilai agama dan sensitivitas kehidupan sosial masyarakat. Hafalan Al-Qur'an buka...