Tahun Baru dan Keberanian untuk Tidak Mengulang Kesalahan
Tahun baru sering dirayakan dengan kembang api dan resolusi singkat, namun maknanya yang paling dalam justru terletak pada refleksi. Ia memberi jeda bagi kita untuk jujur pada diri sendiri: mengakui kekeliruan yang pernah dilakukan dan berjanji—bukan sekadar berharap—untuk tidak mengulanginya di masa depan. Refleksi bukan tentang menyalahkan masa lalu, melainkan bertanggung jawab atasnya. Kesalahan yang tidak direfleksikan akan kembali terulang dengan wajah yang sama, hanya dengan alasan yang berbeda. Karena itu, niat untuk berubah harus lebih dari sekadar kata-kata. Ia harus hadir dalam pilihan-pilihan kecil sehari-hari: cara kita bersikap, berbicara, dan memperlakukan orang yang kita cintai. Di sisi lain, kebaikan yang pernah dilakukan tidak seharusnya berhenti sebagai kenangan. Ia perlu ditingkatkan. Kebaikan yang dirawat akan menjadi karakter, bukan sekadar momen. Dalam relasi, kebaikan kecil yang konsisten jauh lebih berharga daripada janji besar yang jarang ditepati. Opini i...